Tulang Bawang Barat – Tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Hilirisasi Biofertilizer Bokashi sebagai Alternatif Substitusi Pupuk Kimia untuk Mendukung Swasembada Pangan” di Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Reza Zulfahmi, S.P., M.Si., dengan anggota tim Ir. Desty Aulia Putrantri, S.P., M.P. dan Ir. Mustika Adzania Lestari, S.P., M.P.. Hadir pula Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas TPHP Tulang Bawang Barat, Yayit Zamhuri, S.P., serta Koordinator Penyuluh Kecamatan Tumijajar, Peni Sugiarti, S.P.
Reza Zulfahmi menegaskan bahwa hilirisasi bokashi diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia sekaligus memperkuat ketahanan pangan. “Bokashi merupakan pupuk organik hasil fermentasi yang mampu menekan biaya produksi, memperbaiki kualitas tanah, dan mendukung pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Yayit Zamhuri menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polinela. Menurutnya, inovasi bokashi relevan dengan kondisi petani yang menghadapi harga pupuk kimia fluktuatif. “Teknologi ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat,” katanya.
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga menghadirkan praktik langsung pembuatan bokashi. Petani pun antusias mengikuti pelatihan dan berkomitmen untuk mengadopsinya di lahan masing-masing.
Program ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kemendikbudristek, melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2025. Dengan adanya kegiatan ini, Polinela berharap petani semakin mandiri dalam pengelolaan input pertanian sehingga mampu mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut di dukung Direktorat Peneltian dan Pengembangan Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Polinela dan P3M Polinela.












